Kisah Petualangan Belanda Totok di Hindia Belanda

Copyright @ Penulis: Walentina Waluyanti – Nederland

Menarik melihat bagaimana orang Belanda yang tinggal di Indonesia di abad lampau mengadaptasi kebiasaan pribumi. Kebiasaan memakai bantal guling, kebiasaan tidur siang yang tidak biasa bagi orang Belanda. Juga makan siang dengan menu nasi dan aneka lauk, sementara di Belanda mereka terbiasa makan siang hanya dengan setangkup roti.

Ramalan Nasib

Copyright @ Penulis: Walentina Waluyanti – Nederland

Ibu Tien seakan tidak percaya ketika seorang peramal membaca garis tangannya. Ya, bagaimana Ibu Tien bisa percaya? Soalnya saat diramal itu, dirinya masih ibu rumah tangga biasa. Ia diramal akan duduk sama rendah, dan berdiri sama tinggi dengan presiden Soekarno. Terbukti, ramalan itu jadi kenyataan. Suharto, suaminya jadi presiden.

Pengalamanku Menurunkan Berat Badan

Walentina Waluyanti – Nederland

Catatan penulis: Sebelum mencoba tips di artikel ini, sebaiknya dimulai dengan puasa beberapa hari, kira-kira 3 hari -1 minggu. Puasa lho! Bukan diet ketat. Puasa di sini maksudnya makan berat satu kali sehari saja, selebihnya menyantap makanan (sehat) ringan secukupnya dan minum seperti biasa. Setelah puasa "makan berat" sehari sekali setidaknya selama 3 hari, selanjutnya makan seperti biasa 3 kali sehari dengan porsi secukupnya, terutama sebelum memulai aktivitas olahraga. 

Tipis krempeng bak tripleks. Ibaratnya, sekali kena angin, bisa terbang kayak layangan. Itu dulu. Waktu masih ABG. Badan saya di masa remaja memang tidak ada menariknya sama sekali. Sejak kecil, saya selalu kuruuuus. Dan begitu terus selama bertahun-tahun...sampai dua bulan lalu, saya disapa seseorang, “Hah!? Ini Walentina? Kok jadi gemuk begini, sih?”

Kloning Penyanyi Nasi Goreng?

*) Dialog Interaktif KBRI Belanda

Penulis: Walentina Waluyanti – Belanda

Jangan salah! Walau lahir di Surabaya, kerap berkebaya, berkain batik, bersanggul, namun Tante Lien adalah wanita Belanda asli. Beri saja nasi goreng dan telur mata sapi buat saya! Ditambah sambal dan krupuk! Begitu Tante Lien menyenandungkan kalimat tadi dengan kocak dalam lagunya.

Asal Mula Nama KoKi (Kolom Kita)

Penulis: Walentina Waluyanti – Nederland

Catatan penulis: Artikel ini dibuat ketika KOKI (Kolom Kita) masih merupakan bagian dari Kompas. com

Zeverina adalah penggagas KOKI. Itu adagium yang tidak bisa diganggu-gugat dan harus dihormati oleh siapapun. Artikel ini ditulis tanpa niat sedikitpun mengurangi rasa hormat tentang fakta, “Zeverina adalah penggagas KOKI”. Namun bagi saya Zeverina bukan saja penggagas KOKI. Lebih dari itu juga telah membesarkan KOKI sehingga menjadi seperti sekarang ini. Tentu saja dengan tidak mengecilkan bantuan Asmod dan nama  lain di belakang layar KOKI yang berada di bawah naungan Kompas ini.

Cari Bukti Tuhan Ada?

Copyright @ Penulis: Walentina Waluyanti – Nederland

Dalam perbedaan, atheis dan theis tetap disatukan oleh satu persamaan. Yaitu mustahil bisa tercipta, dicipta, mencipta tanpa Maha Pencipta (quote by Walentina Waluyanti ™).

Menjauhi Jurnalisme Seolah-Olah

Copyright @ Penulis: Walentina Waluyanti – Nederland

Ada media yang berperan sebagai pembela pemerintah? Membungkam mereka yang melawan kebijakan pemerintah? Periode ini pernah dilalui oleh rakyat Indonesia. Kemuakan rakyat atas monopoli informasi yang dikendalikan pemerintah, membuat nama Harmoko (mantan menteri penerangan) diplesetkan menjadi  “hari-hari omong kosong”.  Klimaksnya, bisul rakyat pecah, dan lahirlah reformasi.

HUMOR

Surga Madame Syurga

Copyright @ Penulis: Walentina Waluyanti –Nederland

Ting tong! Terdengar bunyi bel pintu. Dari jendela tampak dua pria bule dengan stelan jas lengkap. Rapi. Penampilan keduanya sangat formal. Apakah mereka datang untuk urusan dinas? Tapi hari ini libur. Lagi pula rasanya saya tidak ada janji dengan siapa-siapa. Dengan rasa ingin tahu, saya membuka pintu.

Tips Menulis ala Walentina

Copyright @ Penulis: Walentina Waluyanti – Nederland

*) Catatan penulis: Tulisan ini adalah jawaban untuk beberapa email yang masuk, yang hampir semuanya senada. Yaitu meminta saya membuat artikel tentang tips menulis.

Kebiasaan menulis bisa timbul dari kebiasaan merenung. Meresapi apa yang dilihat, didengar dan dirasakan. Reaksi berikutnya, pikiran saya melompat-lompat liar. Seolah semua ide ingin keluar mendesak rongga kepala. Sayang rasanya kalau pikiran itu dibiarkan mengawang-awang. Biasanya yang meronta-ronta di dalam pikiran itu, membuat saya gelisah. Jiwa yang gelisah seakan memanggil-manggil... Menulisl! Menulis!

Satir Walentina (Lanjutan “Oh, Belanda! Rasain!")

Copyright @ Penulis: Walentina Waluyanti – Nederland

Catatan penulis: Tulisan ini ditujukan untuk para penanggap atas tulisan saya "Oh, Belanda Rasain!".