FPI dan Puritanisasi Agama, Haruskah Berpotensi Anarkis?

Penulis: Walentina Waluyanti

Aksi FPI kembali ramai diberitakan. Yang baru diberitakan adalah bentrok warga Kendal dengan FPI (Kompas, 19 Juli 2013). Gerakan FPI didirikan 17 Agustus 1998, dalam menjalankan aksinya dikenal kerap bernuansa kekerasan.

Jokowi Media Darling? Ini Rahasianya!

Penulis: Walentina Waluyanti - Nederland

Awak media juga punya selera. Sekali seorang figur memenuhi kriteria yang cocok dengan selera para awak media, maka besar kemungkinan figur itu bisa menjadi media darling. Sebutan media darling, adalah sebutan kepada seseorang yang menjadi favorit dan populer di kalangan media, sehingga sangat gencar terus-menerus menjadi objek pemberitaan.

Namun popularitas Jokowi ini, tak jarang menimbulkan komentar sumbang. Misalnya Gus Ipul, Wagub Jawa Timur, yang menyatakan bahwa Jokowi hanya luar biasa di pemberitaan pers, namun kinerjanya belum teruji.

Keris Djoko Susilo dan Keris Pangeran Bernhard

Copyright@Penulis: Walentina Waluyanti - Belanda

Walau nilainya milyaran, namun lebih dari 200 keris Djoko Susilo tak jadi disita. Hal mistik ternyata bisa mengenyampingkan logika hukum. Masalah hukum adalah masalah yang menyangkut masalah legal formal yang bersandar pada logika. Namun dunia hukum ternyata bisa takluk juga pada dunia mistik.

‘Ilmu Tahu Diri’ Romo Magnis

Penulis: Walentina Waluyanti – Belanda

Keberanian seorang Romo Katolik, Franz Magnis-Suseno banyak diberitakan beberapa hari ini. Tetapi ada yang belum banyak diungkap media. Yaitu prinsip apa sebetulnya yang melatar-belakangi keberanian Romo Magnis? Setiap keberanian tentu didasari prinsip. Apa yang melandasi Romo Magnis berani menunjukkan perlawanan kepada penguasa tertinggi Republik Indonesia?

Antara Cinta dan Tahta

*) Willem Alexander Dilantik, Maxima dari Argentina Jadi Ratu Belanda

Penulis: Walentina Waluyanti – Belanda

Huru-hara pelantikan Beatrix tahun 1980, belum terlupakan. Ini membuat saya sempat cemas mendekati kerumunan massa di Amsterdam, hari Selasa 30 April 2013. Namun sayang juga melewati hari bersejarah ini tanpa menyusuri Amsterdam.

Neo-Liberalisme, Hantu Pengganti Komunisme

Copyright @ Penulis: Walentina Waluyanti – Belanda

Ketika komunisme dianggap sebagai ancaman, maka ideologi ini berusaha dimusnahkan. Misi ini berhasil. “Kekaisaran komunisme” di Rusia hancur berantakan. Namun ideologi baru yang memengaruhi kebijakan politik para pemimpin negara-negara di Eropa, yaitu neo-liberalisme, apakah lebih baik? Banyak yang meyakini neo-liberalisme sebagai penyebab terpuruknya beberapa negara di Eropa. Bahkan diramalkan, jika neo-liberalisme terus dipraktikkan, maka kehancuran akan melanda Uni Eropa.

Margareth Tatcher, Diorbitkan Musuh Bebuyutan

Penulis: Walentina Waluyanti - Nederland

Banyak yang menyangka julukan Wanita Besi itu karena suksesnya menjadi Perdana Menteri. PM wanita pertama di Inggris. Padahal 3 tahun sebelum menjabat PM,  gelar The Iron Lady telah melekat pada Margareth Tatcher di tahun 1976.

Politik SBY dan Politik Machiavelli

Copyright @ Penulis: Walentina Waluyanti – Belanda

Moral dan etika politik presiden jadi gunjingan. Bapak Ketua, anak Sekjen. Tadinya orang mengira tak akan mungkin SBY mempraktekkan nepotisme. Berduet dengan Ibas, putranya sendiri sebagai sekjen di panggung politik. Bukankah ini sama saja mencederai janji reformasi?

Di Univeristas Ini Lahir Istilah Alma Mater dan Kodifikasi Hukum Eropa

Copyright @ Penulis: Walentina Waluyanti – Belanda

Usianya 925 tahun. Universitas ini termasuk salah satu universitas tertua di dunia. Dan masih eksis hingga tahun 2013 ini. Namanya Universitas Bologna. Tahun 1988, secara formal Bologna University ini diproklamirkan sebagai ibu dari seluruh universitas sedunia.  Universitas Bologna terletak di kota Bologna, Italia Utara, antara Venezia dan La Spezia.

Poligami atau Selingkuh?

Copyright @ Penulis: Walentina Waluyanti – Nederland

Pilih mana? Berpoligami atau berselingkuh? Dipoligami atau diselingkuhi? Ini pertanyaan khas Deddy Corbuzier. Sebelum menjawabnya, menarik juga sejenak membahas tentang poligami ini. Di Indonesia, tradisi poligami khususnya di kalangan ningrat, sudah sejak lama dipraktekkan. Raja-raja dalam sejarah Indonesia diketahui memiliki puluhan istri dan selir.