Hindari perkara hukum dengan tidak memplagiat tulisan Walentina Waluyanti. Semua tulisan Walentina Waluyanti di website ini dilindungi UU Hak Cipta. Dilarang memperbanyak dan melipatgandakan materi dalam website ini dalam bentuk apapun tanpa ijin Walentina Waluyanti sebagai pemilik website. Copy paste harap mencantumkan nama penulis. Copy paste tanpa mencantumkan nama penulis, sama dengan plagiat. DILARANG KERAS MENGKOMERSILKAN karya penulis Walentina Waluyanti/Walentina Waluyanti de Jonge tanpa IJIN TERTULIS dari penulis Walentina Waluyanti. Melanggar larangan ini berarti melanggar UU Hak Cipta. Hindari tuntutan hukum dengan tidak melakukan pelanggaran atas UU Hak Cipta. 

Reproduceren en kopieeren van alle materialen van deze website van welke aard dan ook is verboden zonder toestemming van Walentina Waluyanti als eigenaar van deze website. Tevens moet men dan voor niet-commerciële doeleinden mijn naam als de auteur vermelden. Commercialiseren van het werk van Walentina Waluyanti is verboden zonder schriftelijke toestemming van mij als schrijver / eigenaar van deze website en men zal bij overtreding van dit verbod instemmen met de juridische gevolgen hiervan.

Columbus Mengira Menemukan  Asia

Copyright @ Walentina Waluyanti – Nederland

Tahun 1492 adalah kali pertama ia menginjak Benua Amerika. Meski dikenal sebagai penemu Benua Amerika, pada mulanya Christopher Columbus belum sadar  bahwa ia telah menemukan sebuah benua baru. Ia malah berpikir bahwa ia telah menemukan sebuah daerah di Asia. Bahkan  sampai ekspedisi ketiganya, ia belum serta-merta sadar bahwa yang dipijaknya itu bukan Asia. Bagaimanakah akhirnya Columbus menyadari bahwa benua yang ditemukannya itu bukanlah Asia?

Read more ...

Dimuat di Edisi Cetak Kompas - Kompasiana Freez, 5 November 2013

Inilah Ibu dari Universitas Sedunia yang Berani Menolak Tekanan Kekuasaan

Copyright @ Penulis: Walentina Waluyanti - Nederland

Saya baru kembali dari kunjungan ke sebuah kampus di Italia. Kampus yang dipenuhi mahasiwa ganteng dan mahasiswi cantik. Tapi yang lebih menarik perhatian, karena di universitas ini pernah ditandatangani piagam yang memberi spirit bagi kaum muda, terutama bagi para mahasiswa. Yaitu spirit untuk bebas mengembangkan riset dan ilmu pengetahuan, tanpa intervensi dan tekanan apapun.

Read more ...

Kota yang Menelan Korban Nyawa 19.000 Serdadu Amerika

Copyright @ Penulis: Walentina Waluyanti

Jika tinggal di Belanda dan ingin jalan-jalan ke negara tetangga, mudah saja. Jarak dan waktu tempuhnya tak begitu panjang dan lama. Cukup dengan bermobil, negara-negara terdekat mudah terjangkau. Misalnya Jerman, Belgia, Luxemburg. Kalau kuat nyetir, bisa ke Perancis, Spanyol, Austria, Italia, dan negara lainnya.

Read more ...

Jejak Putri Kamboja di Trowulan Dicatat Raffles

Penulis: Walentina Waluyanti

Dukungan internasional dalam bentuk advokasi pelestarian pusaka akan diberikan kepada Trowulan. Diduga situs ini adalah salah satu bekas ibu kota Kerajaan Majapahit.

Read more ...

Mama, Kok Ada Batik di Kamp Nazi? (Perbedaan Itu Kodrat  Hidup)

Copyright @ Penulis: Walentina Waluyanti

Catatan penulis: Tulisan ini merupakan rangkaian dari tulisan Jejak Tawanan di Kamp Nazi

Biasanya setiap tahun kami berkunjung ke Indonesia. Kesempatan ini sekaligus saya gunakan untuk melakukan wisata budaya dan sejarah di daerah-daerah di Indonesia. Dengan mengapresiasi ragam budaya itu, saya berharap anak lebih bisa menghargai perbedaan, dengan tidak melupakan akar budaya asal-nya.

Read more ...

Fantasi dan Rahasia Kemenangan di Perang Dunia II (Mengulas “Bikin Roket, Jangan Bikin Puisi” Pepih Nugraha)

Oleh: Walentina Waluyanti

Read more ...

FPI dan Puritanisasi Agama, Haruskah Berpotensi Anarkis?

Penulis: Walentina Waluyanti

Aksi FPI kembali ramai diberitakan. Yang baru diberitakan adalah bentrok warga Kendal dengan FPI (Kompas, 19 Juli 2013). Gerakan FPI didirikan 17 Agustus 1998, dalam menjalankan aksinya dikenal kerap bernuansa kekerasan.

Read more ...

Jokowi Media Darling? Ini Rahasianya!

Penulis: Walentina Waluyanti - Nederland

Awak media juga punya selera. Sekali seorang figur memenuhi kriteria yang cocok dengan selera para awak media, maka besar kemungkinan figur itu bisa menjadi media darling. Sebutan media darling, adalah sebutan kepada seseorang yang menjadi favorit dan populer di kalangan media, sehingga sangat gencar terus-menerus menjadi objek pemberitaan.

Namun popularitas Jokowi ini, tak jarang menimbulkan komentar sumbang. Misalnya Gus Ipul, Wagub Jawa Timur, yang menyatakan bahwa Jokowi hanya luar biasa di pemberitaan pers, namun kinerjanya belum teruji.

Read more ...

 Keris Djoko Susilo dan Keris Pangeran Bernhard

Copyright@Penulis: Walentina Waluyanti - Belanda

Walau nilainya milyaran, namun lebih dari 200 keris Djoko Susilo tak jadi disita. Hal mistik ternyata bisa mengenyampingkan logika hukum. Masalah hukum adalah masalah yang menyangkut masalah legal formal yang bersandar pada logika. Namun dunia hukum ternyata bisa takluk juga pada dunia mistik.

Read more ...

‘Ilmu Tahu Diri’ Romo Magnis

Penulis: Walentina Waluyanti – Belanda

Keberanian seorang Romo Katolik, Franz Magnis-Suseno banyak diberitakan beberapa hari ini. Tetapi ada yang belum banyak diungkap media. Yaitu prinsip apa sebetulnya yang melatar-belakangi keberanian Romo Magnis? Setiap keberanian tentu didasari prinsip. Apa yang melandasi Romo Magnis berani menunjukkan perlawanan kepada penguasa tertinggi Republik Indonesia?

Read more ...
Copyright (c) Walentina Waluyanti 2012. All rights reserved.
Designed by olwebdesign.com