Hindari perkara hukum dengan tidak memplagiat tulisan Walentina Waluyanti. Semua tulisan Walentina Waluyanti di website ini dilindungi UU Hak Cipta. Dilarang memperbanyak dan melipatgandakan materi dalam website ini dalam bentuk apapun tanpa ijin Walentina Waluyanti sebagai pemilik website. Copy paste harap mencantumkan nama penulis. Copy paste tanpa mencantumkan nama penulis, sama dengan plagiat. DILARANG KERAS MENGKOMERSILKAN karya penulis Walentina Waluyanti/Walentina Waluyanti de Jonge tanpa IJIN TERTULIS dari penulis Walentina Waluyanti. Melanggar larangan ini berarti melanggar UU Hak Cipta. Hindari tuntutan hukum dengan tidak melakukan pelanggaran atas UU Hak Cipta. 

Reproduceren en kopieeren van alle materialen van deze website van welke aard dan ook is verboden zonder toestemming van Walentina Waluyanti als eigenaar van deze website. Tevens moet men dan voor niet-commerciële doeleinden mijn naam als de auteur vermelden. Commercialiseren van het werk van Walentina Waluyanti is verboden zonder schriftelijke toestemming van mij als schrijver / eigenaar van deze website en men zal bij overtreding van dit verbod instemmen met de juridische gevolgen hiervan.

Supersemar Lahir, Banjir Darah Mengalir

Penulis: copyright @ Walentina Waluyanti de Jonge -Nederland

Catatan: Seputar Supersemar, telah penulis tuangkan ke dalam buku karyanya (dengan daftar pustaka) berjudul "Tembak Bung Karno Rugi 30 Sen" (author: Walentina Waluyanti de Jonge). Kisah latar belakang hubungan Sukarno Hatta dan komunisme juga tertuang di buku karya saya (dengan daftar pustaka), berjudul Sukarno Hatta Bukan Proklamator Paksaan. Buku ini telah menjadi koleksi Australian National University, Perpustakaan Kerajaan Belanda, dan Perpustakaan Nasional Indonesia.

Sukarno tak pernah menduga ia sedang menuju ambang kejatuhan, pada tanggal 11 Maret 1966. Sukarno tak mengira, perintah yang diberikannya kepada Suharto pada tanggal tersebut, akan mengakhiri kekuasaannya sendiri. Sukarno juga tak pernah membayangkan bahwa Supersemar itu berujung pada malapetaka. Yaitu terjadinya banjir darah, pembantaian jutaan rakyat di berbagai wilayah di Indonesia. Bangsa yang dikenal ramah dan religius, ternyata bisa menjadi buas terhadap sesamanya, terlihat gambarannya pada pembantaian massal pasca G30S. Terbunuhnya 7 jenderal yang dibuang ke Lubang Buaya memang mengerikan, tetapi peristiwa balas dendam sesudahnya, apakah tidak lebih mengerikan?

Read more ...

Bikin Penasaran Ahli: Karya Manusia Primitif dari Jawa

*) Dipajang di Museum Belanda

Penulis: Walentina Waluyanti – Nederland

Salah satu mata rantai dari proses evolusi manusia menurut ilmuwan, adalah jenis Homo Erectus. Hal ini masih menjadi bahan perdebatan. Tetapi bukan itu yang dikemukakan di tulisan ini. Fosil Homo Erectus yang ditemukan di Trinil, Jawa Tengah oleh Eugene Dubois pada tahun 1891, masih menyisakan misteri lainnya. Dan inilah yang menjadi bahasan ilmuwan. Ini karena temuan kerang berukir yang hingga kini masih membuat ilmuwan penasaran. Mengapa penemuan kerang itu bikin penasaran?

Read more ...

Kisah 2000 Tahun Lalu: Ketika Belanda Masih Dijajah dan Masih Buta Aksara

Penulis: Walentina Waluyanti de Jonge  – Nederland

Tadinya orang Belanda masih buta aksara. Namun peradaban Belanda berubah ketika mereka dijajah oleh Romawi selama ratusan tahun. Sebelum Romawi menaklukkan daerah-daerah di Eropa, ada beberapa suku yang hidup di Eropa sejak ribuan tahun lalu. Termasuk etnis Celtic/Kelt yang sekarang ini tak banyak dikenal. Suku Celtic/Kelt ini dipercaya sebagai nenek moyang orang Eropa (Saya pernah tulis, silakan klik Pesta Kaum Asterix).

Read more ...

Pilih Bir, Dahulu Orang Eropa Ogah Minum Air Putih, Mengapa?

Penulis: copyright @ Walentina Waluyanti de Jonge – Nederland

Orang Belanda percaya minum susu bisa merusak gigi. Juga mereka percaya bahwa makan sayur itu tidak baik. Ini kepercayaan yang pernah hidup di kalangan orang Belanda pada abad pertengahan. Ya, lain dulu, lain sekarang. Sekarang ini hampir setiap orang Belanda punya kebiasaan minum susu, juga makan sayur. Kebiasaan aneh lainnya pada abad pertengahan, orang Belanda menjadikan bir sebagai minuman pelepas dahaga. Bukan air putih. Apa penyebabnya?

Read more ...

Borgol Bambang Widjojanto

Penulis: Walentina Waluyanti – Nederland

Catatan penulis: Artikel ini dibuat ketika belum ada keputusan pra peradilan terkait kasus KPK vs BG, yang kemudian akhirnya membuat status Komjen Pol. Budi Gunawan yang tadinya "Tersangka" menjadi bukan lagi "Tersangka".

Bung Karno sangat tersinggung ketika ia merasa ditangkap secara tidak pantas oleh Belanda. Ia memang tak diborgol. Tetapi tentara Belanda yang memberi instruksi padanya dengan mengokang senjata, dirasanya berlebihan. Dalam penangkapan itu juga ia diperintah agar memberi instruksi kepada Tentara Indonesia untuk segera menyerah. Maka Bung Karno berkata, “Apakah Anda menangkap saya sebagai Presiden Indonesia? Jika ya, maka perlakukan saya sebagai Presiden. Jika tidak, maka saya tidak bersedia melakukan perundingan apapun dengan Anda!” (Tentang hal ini saya tulis lebih lengkap di dalam buku karya saya “Sukarno Hatta Bukan Proklamator Paksaan”.)

Read more ...

Awal Mula Islam Tersebar ke Seluruh Dunia

Penulis: Walentina Waluyanti - Nederland

Pada mulanya Islam merupakan agama yang masih terbatas hanya dikenal di jazirah Arab. Tetapi kemudian menyebar, meluas, hingga menjadi agama yang dikenal oleh seluruh dunia. Secara singkat, beginilah awal mulanya hingga agama Islam tersebar ke seluruh dunia.

Read more ...

Di Balik Matinya Hitler

Penulis: Walentina Waluyanti – Nederland

Dor! Terdengar suara tembakan. Mendengar suara tembakan, ajudan bergegas masuk ke ruangan Hitler.  Ia mendapati bosnya mati dengan posisi duduk hampir tegak. Terlihat lubang di kepala Hitler yang berlumur darah. Eva Braun terbaring tak bernyawa di sisinya dengan kaki terjulur di sofa panjang itu. Sebelumnya Hitler memerintahkan kepada pasukannya agar bunker itu bersama mayatnya segera dibakar jika ia mati. Tetapi pasukan Rusia sempat datang ke bunker dan memotret mayat Hitler, sebelum bunker itu dibakar pasukan Jerman. Begitulah yang sudah diketahui dunia tentang kematian Hitler.

Read more ...

Ketimbang Willem, Lebih Alot Budi

Penulis: Walentina Waluyanti - Nederland

Catatan penulis: Artikel ini dibuat ketika belum ada keputusan pra peradilan terkait kasus KPK versus Budi Gunawan. Sidang pra peradilan yang dipimpin Hakim Sarpin kemudian membatalkan status "Tersangka" Komjen Polisi Budi Gunawan.

Kriiing! Raja Belanda menelpon Jokowi. Raja Willem Alexander memohon agar Jokowi bersedia membatalkan eksekusi tembak mati terhadap seorang warga Belanda terkait tindak pidana narkoba. Sebagai pemimpin kerajaan, Raja Willem memang wajib melindungi warganya, termasuk seorang warganya yang sedang menghadapi hukuman mati di Indonesia. Tetapi Jokowi pun punya kewajiban sama. Ia wajib melindungi bangsanya dari kejahatan narkoba.

Read more ...

Ini Penyebab Mengapa Mereka Menggambar Nabi Muhammad

Copyright@Penulis: Walentina Waluyanti – Nederland

Nabi Muhammad digambar dengan jelas di buku itu. Di Eropa saya pernah melihat sebuah buku tua, yang menampilkan ilustrasi sosok Nabi Muhammad. Uraian di dalam buku itu sama sekali tidak berisi hinaan. Melainkan hanya menguraikan sejarah Islam. Tetapi di dalam Islam, meskipun dengan maksud memuliakan sekalipun, membuat gambar sosok Nabi Muhammad, tetaplah diharamkan. Buku tua itu menampilkan gambar kuno abad lalu dari Persia, yang menggambarkan Nabi Muhammad memberkati Batu Hitam di Ka’bah. Buku-buku seperti ini di Eropa bukan satu dua saja. Saya tidak bisa membayangkan, apa jadinya jika buku tersebut beredar di Indonesia. Di dunia Barat pun, umumnya mereka tahu, Nabi Muhammad tidak boleh divisualisasikan. Meskipun tahu, ada saja yang tetap menampilkan ilustrasi Nabi Muhammad. Mengapa dunia Barat terkesan sulit mengikuti larangan untuk tidak memvisualisasikan sosok Nabi Muhammad? Ini penyebabnya.

Read more ...

Awalnya Bersaudara, Diadu Domba, Pecah, Memicu Lahirnya Keraton Solo dan Yogya

Penulis@copyright: Walentina Waluyanti -Nederland

 Putri Bung Karno, Sukmawati, pernah menikah dengan pemangku tahta di keraton Solo, yaitu Mangkunegara IX (foto di bawah). Yang baru-baru ini bikin geger bukan dari keraton Mangkunegara Solo, tetapi dari keraton satu lagi, juga di Solo, yaitu dari keraton Paku Buwono, tentang Raja-nya yang suka main perempuan. (Catatan: Sebetulnya sekarang ini Solo tak berada di bawah pemerintahan Raja, berbeda dengan Yogyakarta yang Sultan-nya juga adalah Gubernur). Tak seperti zaman dahulu, sekarang ini pemimpin yang doyan main perempuan sudah tidak bisa lagi diterima publik. Sultan Yogya yang sekarang, memilih tak meniru ayahnya yang berpoligami. Meski punya hubungan darah dan berasal dari satu keturunan, sudah menjadi rahasia umum, hingga kini hubungan antara keraton Solo-Yogya diwarnai aroma persaingan. Dan aroma persaingan ini sudah terjadi ratusan tahun lalu, sebagaimana saya tuliskan berikut ini…

Read more ...
Copyright (c) Walentina Waluyanti 2012. All rights reserved.
Designed by olwebdesign.com