Hindari perkara hukum dengan tidak memplagiat tulisan Walentina Waluyanti. Semua tulisan Walentina Waluyanti di website ini dilindungi UU Hak Cipta. Dilarang memperbanyak dan melipatgandakan materi dalam website ini dalam bentuk apapun tanpa ijin Walentina Waluyanti sebagai pemilik website. Copy paste harap mencantumkan nama penulis. Copy paste tanpa mencantumkan nama penulis, sama dengan plagiat. DILARANG KERAS MENGKOMERSILKAN karya penulis Walentina Waluyanti/Walentina Waluyanti de Jonge tanpa IJIN TERTULIS dari penulis Walentina Waluyanti. Melanggar larangan ini berarti melanggar UU Hak Cipta. Hindari tuntutan hukum dengan tidak melakukan pelanggaran atas UU Hak Cipta. 

Reproduceren en kopieeren van alle materialen van deze website van welke aard dan ook is verboden zonder toestemming van Walentina Waluyanti als eigenaar van deze website. Tevens moet men dan voor niet-commerciële doeleinden mijn naam als de auteur vermelden. Commercialiseren van het werk van Walentina Waluyanti is verboden zonder schriftelijke toestemming van mij als schrijver / eigenaar van deze website en men zal bij overtreding van dit verbod instemmen met de juridische gevolgen hiervan.

Kisah Pelaut Tua

Author: Sirpa-California

Surat terbuka kepada sobat Walentina Waluyanti di Amsterdam.
Campbell, 6 September 2010

Dear Walentina,
Kalau Kartini dari Jepara bisa melayangkan soerat terboeka-nya kepada Stella si Noni Belanda di negeri windmollen
, tentunya Sirpa juga boleh dong berkirim kirim surat ke sobat mayanya di Amsterdam sono.

Read more ...

Kembalikan Indonesia Padaku

Taufik Ismail

Catatan Walentina Waluyanti: Saya tidak pernah bisa melupakan puisi ini. Sejak kecil saya sudah hafal setiap baitnya di luar kepala. Ketika masih kecil, saya sering diutus sekolah untuk ikut dalam pentas baca sajak mewakili sekolah.

Berbincang tentang Alam Lautan

F. Rahardjo

Catatan Walentina Waluyanti: Puisi ini adalah karya ayah saya. Ini saya cukil dari buku kumpulan puisi ayah, yang dipersembahkan untuk anak-anak Indonesia. Di buku yang diterbitkan oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan itu, ayah saya menulis banyak puisi dengan bentuk permainan bunyi di akhir setiap bait.

Read more ...

Chairil Anwar Mendapat Gadis

Penulis: Iwan Satyanegara Kamah - Jakarta

Catatan Walentina Waluyanti: Artikel  temanku, Iwan Satyanegara Kamah di bawah ini telah dimuat di Kolom Kita/KOKI Detik.com. Tulisan di bawah ini adalah dokumentasi menarik, karena selain penyair Chairil Anwar dan Gadis Rasjid, juga ada beberapa figur di balik kisah utama. Di antaranya ayah Iwan Satyanegara Kamah, yang juga pendiri harian "Pedoman Rakyat" bersama LE Manuhua, koran pertama di Makassar dan Indonesia Timur. Walaupun "Pedoman Rakyat" sudah almarhum, tapi merupakan perintis bagi perkembangan koran lainnya di Indonesia Timur, di antaranya Harian Fajar. Terima kasih Mas Iwan!

Read more ...

Terminal 3 Soekarno Hatta Airport

Photography: Charlie Hartono Lie

Narrative: JC

Catatan Walentina Waluyanti: Terima kasih buat temanku Josh Chen untuk artikelnya yang informatif di bawah ini. (Josh Chen, banyak menulis artikel informatif, adalah perintis Citizen Journalism Baltyra bersama rekan lainnya). Artikel yang telah dimuat dimuat di Baltyra.com ini bisa menjadi panduan praktis, termasuk bagi pembaca yang tidak berbahasa Indonesia.

To my knowledge, Terminal 3 was a terminal for TKI (Tenaga Kerja Indonesia, literally "Indonesian Workers"). When anyone in Indonesia heard about "terminal for TKI" in our mind will be: lousy, dirty, messy, a lot of crooks asking money from the naïve TKI coming home.

Read more ...
Copyright (c) Walentina Waluyanti 2012. All rights reserved.
Designed by olwebdesign.com