Hindari perkara hukum dengan tidak memplagiat tulisan Walentina Waluyanti. Semua tulisan Walentina Waluyanti di website ini dilindungi UU Hak Cipta. Dilarang memperbanyak dan melipatgandakan materi dalam website ini dalam bentuk apapun tanpa ijin Walentina Waluyanti sebagai pemilik website. Copy paste harap mencantumkan nama penulis. Copy paste tanpa mencantumkan nama penulis, sama dengan plagiat. DILARANG KERAS MENGKOMERSILKAN karya penulis Walentina Waluyanti/Walentina Waluyanti de Jonge tanpa IJIN TERTULIS dari penulis Walentina Waluyanti. Melanggar larangan ini berarti melanggar UU Hak Cipta. Hindari tuntutan hukum dengan tidak melakukan pelanggaran atas UU Hak Cipta. 

Reproduceren en kopieeren van alle materialen van deze website van welke aard dan ook is verboden zonder toestemming van Walentina Waluyanti als eigenaar van deze website. Tevens moet men dan voor niet-commerciële doeleinden mijn naam als de auteur vermelden. Commercialiseren van het werk van Walentina Waluyanti is verboden zonder schriftelijke toestemming van mij als schrijver / eigenaar van deze website en men zal bij overtreding van dit verbod instemmen met de juridische gevolgen hiervan.

Tukang Becak dan Kawin Lari di Makassar

By Walentina Waluyanti

Ingatanku tentang peristiwa itu tak terlupakan. Selain menulis, aku memang senang melukis. Namun lukisan karyaku sebagai illustrasi di tulisan ini, bukanlah sekadar karya iseng. Saat aku menyapu kanvas dengan kwas berlumur cat acrylic, menyelesaikan lukisan “Tukang Becak Makassar” di bawah ini, peristiwa itu membayang kembali. Ada kisah di baliknya yang akan kuceritakan kepadamu… 

Read more ...

Mendingan Mana? Korupsi atau Prostitusi?

Penulis: Walentina Waluyanti  - Nederland

“Korupsi lebih buruk daripada prostitusi. Prostitusi merusak moral individu, tapi korupsi membahayakan moral seluruh negeri.” Ini kutipan dari kalimat Karl Kraus (1874-1936), seorang jurnalis, penyair, dramawan, dan kritikus asal Austria.

Read more ...

Si Meneer Memberiku Inspirasi dalam Menulis

Penulis: Walentina Waluyanti

Meneer Belanda ini adalah dosen favorit kami. Bukan saja karena wajahnya ganteng seperti Kevin Costner. Tapi juga karena kepintarannya menghidupkan suasana di dalam kelas. Ia  kocak, punya selera humor yang baik, membuat pelajarannya menarik untuk disimak. (Catatan: Meneer/mijnheer, sebutan pada pria, dalam bahasa Belanda artinya bapak atau tuan).

Read more ...

Pria Berbatik, Kereeen…

Rasanya banyak yang sependapat dengan SBY. Batik Indonesia semakin indah, semakin bagus, dan semakin berkualitas. Demikan kata SBY dalam acara Gelar Batik Nusantara 2013, di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu ( 17/7/2013 ).

Read more ...

Budaya Membaca Rendah, Copas Meningkat

Arti harafiah dari copy paste, kadang mengaburkan esensi yang menjadi fokus sebenarnya, yaitu plagiasi. Karenanya jika menggunakan istilah copy paste, orang lalu pikir so what?  Padahal masalah plagiasi lebih daripada sekadar copy paste. Plagiasi juga menyangkut masalah mentalitas. Dan kerap tak disadari, plagiasi juga menyangkut masalah pelanggaran hukum.

Read more ...

Masalah Plagiat dan Sumber Pustaka

Penulis: Walentina Waluyanti

Untuk memasuki masalah plagiasi, harus dipahami 2 unsur yang ada di dalam tulisan. Yaitu pemaparan fakta dan pemaparan daya cipta (ide/isme/opini/pikiran). John F. Kennedy mati ditembak adalah pemaparan fakta. Sedangkan pemaparan daya cipta misalnya ide dan opini, contohnya kalimat ciptaan Kennedy, “That is my country, right or wrong”.

Read more ...

Isyarat Kincir Angin

Copyright@Penulis: Walentina Waluyanti - Belanda

Ada banyak peribahasa di Belanda yang terinsiprasi dari kata-kata “kincir angin”. Tak heran, karena kincir angin memang sudah menjadi bagian dari tradisi Belanda. Ini pun memengaruhi kultur mereka, termasuk dalam berbahasa. Misalnya peribahasa “Kincir angin saya sudah tidak berputar”, artinya gigi saya buruk. “Dia berjalan dengan kincir angin”, artinya dia gila. “Kincir angin tak berputar, tak ada terigu”, artinya tanpa tenaga kerja, orang tidak mencapai hasil apa-apa.

Read more ...

Cyberbullying, Taktik Dongkrak Rating?

Penulis: Walentina Waluyanti – Belanda

Beberapa hari ini saya bisa bebas tugas dan kurang enak badan. Sehingga membuat saya bisa sedikit leyeh-leyeh. Ahhh… sedikit lepas dari rutinitas harian. Saya membuka-buka beberapa situs dan blog. Melihat-lihat tulisan dan komentar teman-teman dunia maya. Antara lain di beberapa komunitas jurnalisme warga. Membuka-buka beberapa situs, ternyata memang tak sulit menemukan kasus bullying. Tampaknya hal ini  sangat mudah tersulut di dunia maya.

Read more ...
Copyright (c) Walentina Waluyanti 2012. All rights reserved.
Designed by olwebdesign.com