< A room without books is like a body without a soul >

Mendingan Mana? Korupsi atau Prostitusi?

Penulis: Walentina Waluyanti  - Nederland

“Korupsi lebih buruk daripada prostitusi. Prostitusi merusak moral individu, tapi korupsi membahayakan moral seluruh negeri.” Ini kutipan dari kalimat Karl Kraus (1874-1936), seorang jurnalis, penyair, dramawan, dan kritikus asal Austria.

Read more ...

Si Meneer Memberiku Inspirasi dalam Menulis

Penulis: Walentina Waluyanti

Meneer Belanda ini adalah dosen favorit kami. Bukan saja karena wajahnya ganteng seperti Kevin Costner. Tapi juga karena kepintarannya menghidupkan suasana di dalam kelas. Ia  kocak, punya selera humor yang baik, membuat pelajarannya menarik untuk disimak. (Catatan: Meneer/mijnheer, sebutan pada pria, dalam bahasa Belanda artinya bapak atau tuan).

Read more ...

Pria Berbatik, Kereeen…

Penulis: copyright @ Walentina Waluyanti de Jonge – Nederland

Rasanya banyak yang sependapat dengan SBY. Batik Indonesia semakin indah, semakin bagus, dan semakin berkualitas. Demikan kata SBY dalam acara Gelar Batik Nusantara 2013, di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu ( 17/7/2013 ).

Read more ...

Budaya Membaca Rendah, Copas Meningkat

Penulis: copyright @ Walentina Waluyanti de Jonge – Nederland

Arti harafiah dari copy paste, kadang mengaburkan esensi yang menjadi fokus sebenarnya, yaitu plagiasi. Karenanya jika menggunakan istilah copy paste, orang lalu pikir so what?  Padahal masalah plagiasi lebih daripada sekadar copy paste. Plagiasi juga menyangkut masalah mentalitas. Dan kerap tak disadari, plagiasi juga menyangkut masalah pelanggaran hukum.

Read more ...

Masalah Plagiat dan Sumber Pustaka

Penulis: Walentina Waluyanti

Untuk memasuki masalah plagiasi, harus dipahami 2 unsur yang ada di dalam tulisan. Yaitu pemaparan fakta dan pemaparan daya cipta (ide/isme/opini/pikiran). John F. Kennedy mati ditembak adalah pemaparan fakta. Sedangkan pemaparan daya cipta misalnya ide dan opini, contohnya kalimat ciptaan Kennedy, “That is my country, right or wrong”.

Read more ...

Isyarat Kincir Angin

Penulis: Walentina Waluyanti - Belanda

Ada banyak peribahasa di Belanda yang terinsiprasi dari kata-kata “kincir angin”. Tak heran, karena kincir angin memang sudah menjadi bagian dari tradisi Belanda. Ini pun memengaruhi kultur mereka, termasuk dalam berbahasa. Misalnya peribahasa “Kincir angin saya sudah tidak berputar”, artinya gigi saya buruk. “Dia berjalan dengan kincir angin”, artinya dia gila. “Kincir angin tak berputar, tak ada terigu”, artinya tanpa tenaga kerja, orang tidak mencapai hasil apa-apa.

Read more ...

Cyberbullying, Taktik Dongkrak Rating?

Penulis: Walentina Waluyanti – Belanda

Beberapa hari ini saya bisa bebas tugas dan kurang enak badan. Sehingga membuat saya bisa sedikit leyeh-leyeh. Ahhh… sedikit lepas dari rutinitas harian. Saya membuka-buka beberapa situs dan blog. Melihat-lihat tulisan dan komentar teman-teman dunia maya. Antara lain di beberapa komunitas jurnalisme warga. Membuka-buka beberapa situs, ternyata memang tak sulit menemukan kasus bullying. Tampaknya hal ini  sangat mudah tersulut di dunia maya.

Read more ...

Cipika-cipiki Antar Pria, Janggal di Belanda

*) Soal Adat di Belanda

Penulis: Walentina Waluyanti – Nederland

Tips ini ditujukan terutama bagi pendatang baru yang sebelumnya sama sekali belum pernah hidup di Eropa, khususnya Belanda.

Read more ...

Mengintip Sekolah Calon Pastor

Penulis: Walentina Waluyanti – Nederland

Catatan pengantar: Paus Franciscus Jorge Mario Borgeglio terpilih sebagai Paus, 13 Maret 2013. Karena itu saya terinspirasi menulis tentang Seminari, sekolah calon imam/pastor (di Jawa disebut 'Pastur' atau 'Romo'). Sebelum menjadi Paus, tentu ia telah melewati masa pengabdian sebagai Pastor, dan jauh sebelumnya juga digodok di sekolah Seminari. Sekolah Seminari tersebar di seluruh dunia, (pernah) berada di bawah hierarki Vatikan, termasuk Seminari di seluruh Indonesia.

Read more ...

Banjir Jakarta dan Sajak Rendra

Author: Walentina Waluyanti – Belanda

Ciliwung bagai lidah terjulur. Ciliwung yang manis tunjukkan lenggoknya… menyindir gedung-gedung kota Jakarta. Begitu tulis Rendra dalam puisinya tentang Ciliwung. Kalau Rendra masih hidup, mungkin ia sadar, kini Ciliwung juga seolah menyindir istana. Soalnya luapan Ciliwung juga masuk halaman istana. Dan presiden pun gulung celana.

Read more ...
Copyright (c) Walentina Waluyanti 2019. All rights reserved.